Presenter Map : Sebuah Sistem Yang Dapat Membantu Anda Dalam Mempersiapkan Pesan Presentasi Yang Berharga dan Menarik Bagi Audiens Anda

Memasuki abad ke 21 kita dihadapkan pada berbagai tantangan baik internal maupun eksternal yang kompleks yang memerlukan kemampuan dan kecapakan tersendiri.

Komunikasi merupakan salah satu ketrampilan yang sangat penting untuk Anda kuasai, disamping kolaborasi, berpikir kritis dan pemecahan masalah, dan kreativitas dan inovasi untuk sukses pada abad ke 21.

Kemampuan komunikasi yang di dalamnya termasuk kemampuan presentasi akan membantu perkembangan karir, bisnis atau sekolah Anda.

Semakin efektif Anda dalam menyampaikan ide, pikiran dan pengetahuan Anda, maka akan semakin banyak orang yang akan mengingat, tertarik dan percaya pada Anda.

Dan saya percaya bahwa karir, bisnis atau sekolah Anda pasti akan jauh lebih berkembang saat Anda memiliki keahlian presentasi yang baik.

Namun, dalam menyiapkan presentasi, Anda dapat menghadapi beberapa masalah antara lain tidak tahu harus mulai dari mana, apa yang mesti disampaikan, dan bagaimana menyusun bahan yang Anda miliki.

Jika Anda menghadapi permasalahan tersebut, maka Anda tidak perlu kuatir lagi, karena ada peta untuk Anda yang akan melakukan presentasi (Presenter Map) yang dapat membantu Anda untuk mempersiapkan pesan presentasi Anda secara lebih efektif dan efisien yang dapat berharga dan menarik untuk Audiens Anda.

Mengapa saya menyebutnya peta ?

Karena saya menganggap presentasi sebagai sebuah perjalanan dimana Anda, sebagai presenter, mengajak audiens Anda kepada tujuan presentasi Anda sesuai dengan apa yang ingin didengar oleh audiens Anda.

Ada dua tujuan presentasi yang dapat Anda lakukan, yaitu menginformasikan sesuatu hal kepada audiens Anda atau membujuk audiens Anda.

Jadi, Anda sebagai presenter, perlu memetakan rute perjalanan yang akan ditempuh.

Pada tingkat praktis, Presenter Map adalah sebuah alat yang dapat Anda gunakan untuk menyusun pesan presentasi yang mempunyai serangkaian kotak yang berisi informasi. Beberapa kotak memiliki tiga atau lebih informasi di dalamnya seperti yang terlihat pada Gambar 1 di bawah ini.

Kotak pertama adalah Membuka Pesan (MP). Tujuan dari Membuka Pesan adalah untuk memberikan informasi kepada audiens Anda mengenai apa yang hendak Anda sampaikan.

Bayangkan ketika Anda mau melakukan presentasi kepada audiens Anda. Ada tiga hal yang mungkin ingin mereka ketahui sebelum mereka ingin mendengar isi presentasi Anda, yaitu :

  1. Apa yang akan Anda sampaikan ?
  2. Mengapa hal itu menarik bagi saya ?
  3. Mengapa Anda orang yang layak menyampaikannya ?

Oleh karena itu, dalam Membuka Pesan ada 3 komponen yang perlu Anda siapkan, yaitu konteks, relevansi, dan kredibilitas.

Konteks (K) adalah apa yang ingin Anda sampaikan.

Relevansi (R) adalah apa manfaat bagi audiens Anda untuk mendengarkan presentasi Anda.

Sedangkan, Kredibilitas (K) adalah mengapa Anda merupakan orang yang layak melakukan presentasi.

Kotak kedua adalah Pesan Utama (PU) yang merupakan sebuah kalimat yang jelas dan ringkas yang Anda sampaikan kepada audiens Anda yang membuat mereka peduli yang mudah dimengerti dan diingat oleh audiens Anda sesuai dengan tujuan presentasi Anda.

Pesan Utama sangat diperlukan untuk memberikan fokus dan kejelasan pada presentasi Anda. Apa-apa yang akan Anda sampaikan pada presentasi Anda harus mempunyai kaitan dengan Pesan Utama.

Kotak berikutnya adalah Urutan Tiga Pertanyaan yang komponennya terdiri dari 3 Pertanyaan (P) dengan Jawaban (J) dan Bukti (B).

Tiga pertanyaan tersebut adalah tiga pertanyaan yang paling penting yang akan muncul dari audiens Anda ketika Anda menyebutkan Pesan Utama.

Jawaban adalah sebuah kalimat lengkap yang menjelaskan jawaban dari Pertanyaan. Dan Bukti adalah bahan pendukung yang mendukung Jawaban yang membuat presentasi Anda menjadi semakin persuasif dan menarik.

Setiap kotak dapat diperluas yang memungkinkan Anda dapat dengan mudah menyesuaikan presentasi Anda sesuai dengan rentang waktu presentasi yang berbeda.

Ketika akhirnya Anda mencapai kotak terakhir, yaitu Pesan Utama (PU) berarti Anda telah sampai pada tujuan Anda. Jadi, Anda akan menyatakan Pesan Utama Anda sekali lagi.

Pengulangan Pesan Utama ini akan membantu audiens Anda untuk mengingatnya dan juga memberikan sinyal bahwa presentasi Anda akan berakhir.

Sekalipun Presenter Map Utama gambarnya dimulai dari Membuka Pesan, kemudian dilanjutkan dengan Pesan Utama, Urutan Tiga Pertanyaan, dan diakhiri dengan Pesan Utama, namun ketika Anda membuat rancangan presentasi Anda, Anda perlu mulai dari Pesan Utama, kemudian diikuti dengan Urutan Tiga Pertanyaan, kemudian diakhiri dengan Membuka Pesan.

Mengapa ?

Karena Pesan Utama merupakan elemen yang sangat penting yang perlu ditentukan lebih dahulu yang memberikan arah dari presentasi Anda yang sesuai dengan kebutuhan dari audiens Anda tentang apa ingin didengarnya.

Lalu, berdasarkan Pesan Utama tersebut, Anda menentukan tiga pertanyaan yang sangat penting yang dapat ditanyakan oleh audiens Anda.

Akhirnya, Anda dapat menyusun Pembuka Pesan yang terdiri dari Konteks, Relevansi, dan Kredibilitas.

Mengapa Presenter Map itu sangat diperlukan bagi Anda dalam mempersiapkan pesan presentasi ?

Pengalaman saya menunjukan bahwa pada awalnya, tanpa menggunakan Presenter Map, persiapan bahan presentasi saya berjalan sangat lambat. Saya mengumpulkan banyak ide, tetapi berakhir dengan tumpukan bahan dan tidak ada strukturnya.

Kemudian, saya juga butuh waktu yang lama untuk memilah-milah semua ide-ide, memotong  ide-ide yang tidak terkait dan menempatkan ide-ide yang terkait menjadi urutan yang logis. Presentasi saya  sukses, tetapi membutuhkan waktu dan usaha yang besar.

Namun, dengan menggunakan Presenter Map persiapan presentasi saya bisa menjadi lebih efektif dan efisien.

Dengan membuat garis besar isi presentasi dengan menggunakan Presenter Map, maka saya merasakan persiapan bahan presentasi saya terasa menjadi lebih mudah dan cepat.

Ada dua manfaat bagi Anda menggunakan Presenter Map dalam menyiapkan bahan presentasi, yaitu :

  1. Membuat pikiran Anda akan fokus pada bahan-bahan apa yang Anda butuhkan dan masukan ke dalam presentasi Anda.
  2. Memungkinkan Anda menyaring ide-ide baru apakah sesuai dengan garis besar isi presentasi Anda atau tidak. Jika ya, Anda dapat terus mengembangkannya. Jika tidak, Anda tidak perlu memasukannya, sehingga waktu Anda menjadi lebih hemat.

Misalnya, Anda diminta untuk memberikan presentasi tentang pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu dimana audiens nya adalah orang-orang yang memiliki uang dan ingin berkontribusi untuk membantu kehidupan sesamanya. Ide tentang presentasi ini merupakaan sebuah rekaan saja untuk memberikan contoh kepada Anda dalam menyusun pesan presentasi dengan menggunakan Presenter Map.

Dengan menggunakan Presenter Map Utama, maka rancangan presentasi mengenai apa yang Anda ingin katakan dapat berbentuk seperti ini :

PU : Anda sebaiknya memberikan pinjaman sebesar Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka.
P1 : Mengapa Anda perlu meminjamkan Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka ?
J1 : Memberikan pinjaman kepada orang yang tidak mampu dapat melepaskannya dari kemiskinan.
B1 : Cerita, Statistik.
P2 : Apa organisasi yang dapat membantu Anda memberikan pinjaman ?
J2 : Pinjaman.org merupakan sebuah organisasi yang dapat membantu Anda meminjamkan uang kepada orang yang tidak mampu.
B2 : Analogi, Endorsement.
P3 : Bagaimana Anda dapat memberikan pinjaman ?
J3 : Anda dapat meminjamkan uang dengan kartu kredit Anda.
B3 : Analogi.
MP
K : Presentasi saya tentang meminjamkan uang kepada orang tidak mampu di Indonesia.
R : Anda dapat membuat perbedaan yang berarti bagi kehidupan seseorang.
K : Saya telah melakukan pemberian pinjaman selama 10 tahun.

Demikianlah, dengan menggunakan Presenter Map, maka Anda dapat menyusun pesan presentasi yang berharga dan menarik bagi audiens Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *