3 Kriteria Menuliskan Pesan Utama Anda

Saya menganggap bahwa presentasi adalah seperti membawa audiens Anda kepada sebuah perjalanan. Untuk itu, Anda perlu menentukan tujuan Anda yang dituangkan ke dalam Pesan Utama.

Pesan Utama adalah sebuah pernyataan yang dituangkan dalam sebuah kalimat yang jelas dan ringkas, sehingga mudah dimengerti dan diingat oleh audiens Anda.

Pesan Utama Anda bisa ada dua kemungkinan. Bisa berupa Fakta atau Tindakan.

Fakta adalah sesuatu yang Anda ingin audiens Anda ketahui. Sedangkan, Tindakan adalah sesuatu yang Anda ingin audiens Anda lakukan.

Dalam presentasi pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu, jika Pesan Utama nya adalah  Berilah Pinjaman Sebesar  Rp 1.000.000,- kepada Orang yang Tidak Mampu, maka Pesan Utama Anda merupakan Tindakan, yaitu sesuatu yang Anda ingin audiens Anda lakukan.

Namun, jika Pesan Utama nya adalah Meminjamkan Rp 1.000.000,- kepada Orang yang Tidak Mampu adalah Cara yang Efektif untuk Membantu Mereka, maka Pesan Utama Anda adalah Fakta, yaitu sesuatu yang Anda ingin audiens Anda ketahui.

Ada tiga kriteria yang dapat Anda gunakan dalam menuliskan Pesan Utama. Kriteria tersebut adalah spesifik, sederhana, dan ringkas.

Kriteria pertama adalah spesifik. Pesan Utama yang kabur dan abstrak tidak akan mudah dibayangkan oleh audiens Anda.

Misalnya jika Anda mengatakan “Berilah Pinjaman Uang kepada Orang Yang Tidak Mampu”, maka audiens Anda tidak akan jelas dalam menafsirkan Pesan Utama tersebut.

Kata uang tidak jelas jumlahnya, karena dapat diartikan dengan berbagai cara. Apakah Anda meminta mereka untuk meminjamkan uang receh di saku mereka atau lebih dari yang mereka mampu.

Namun, meminjamkan Rp. 1.000.000,- memiliki satu arti yang jelas. Mudah divisualisasikan oleh audiens Anda.

Kriteria kedua adalah sederhana. Anda perlu menggunakan bahasa yang sejelas mungkin.

Bayangkan jika Pesan Utama dari presentasi pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu adalah: “Lakukan inisiasi investasi sebesar Rp. 1.000.000,- untuk orang yang kurang beruntung secara finansial dengan harapan akan dibayar kembali.” Pesan Utama tersebut cukup sulit untuk dimengerti, karena tidak sederhana.

Kriteria ketiga adalah ringkas. Pesan Utama yang singkat jauh lebih mudah dipahami dan diingat.

Mungkin Anda tergoda untuk mengatakan “Berilah Pinjaman Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu di Indonesia, sehingga mereka dapat memulai bisnis dan keluar dari kemiskinan.”

Pesan Utama tersebut tidak ringkas, sehingga sulit untuk diingat.

Singkatnya, proses menuliskan Pesan Utama dengan menggunakan tiga kriteria, yaitu spesifik, sederhana, dan ringkas akan membuat Pesan Utama Anda jelas, mudah dimengerti dan mudah diingat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *