3 Prinsip Membuat Pesan Presentasi

Anda tentu pernah melihat sebuah rumah yang sedang dibangun. Membangun sebuah rumah tentu dimulai dari membuat rancangan gambarnya. Setelah dipersiapkan rancangan gambar dari bangunan rumahnya, maka yang pertama kali dibuat adalah membangun pondasi. Ketika pondasi disepelekan, maka bangunan akan dapat dengan mudah diruntuhkan.

Pondasi bagunan rumah tersebut dapat dianalogikan seperti prinsip yang perlu diperhatikan dalam membuat pesan presentasi. Sepenting kehadiran pondasi dalam membangun rumah, sepenting itu pulalah prinsip membuat pesan presentasi.

Mengapa Anda perlu mengetahui prinsip membuat pesan presentasi ?

Karena prinsip bagaimana membuat pesan presentasi itu layaknya sebuah kompas. Sebagai penunjuk arah yang akan menuntun Anda dalam membuat pesan presentasi.

Jika Anda ingin mengetahuinya, maka ada tiga prinsip dalam membuat pesan presentasi. Mari kita jelajahi satu demi satu.

Prinsip # 1 : Fokus

Pesan presentasi yang Anda buat harus sesuai dengan kebutuhan audiens Anda. Cobalah gali daerah keterlibatan, yaitu area dimana minat audiens Anda berhimpitan dengan hal-hal yang akan Anda bicarakan. Coba kaitkan topik Anda dengan kebutuhan mereka. Pikirkan apa manfaat topik Anda untuk mereka. Dengan demikian, Anda akan mampu membuat pesan presentasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Kemudian, pesan presentasi Anda harus sesuai dengan tujuan presentasi Anda, apakah presentasi Anda ingin memberikan informasi kepada audiens Anda atau presentasi Anda ingin mengajak audiens Anda untuk melakukan tindakan. Untuk itu, pesan presentasi yang Anda buat mesti sesuai dengan pesan utama. Apapun yang ada di dalam pesan presentasi Anda mesti sejalan dengan pesan utama tersebut.

Prinsip # 2 : Sistematis

Pesan presentasi yang Anda buat mesti mempunyai struktur. Memiliki bagian pembukaan, isi dan penutup. Setiap ide harus terhubung secara logis, sehingga alur presentasi Anda terjaga dengan baik.

Seperti sebuah film, film yang baik selalu dibuat dengan struktur dan alur cerita yang jelas. Struktur dan alur cerita tersebut ditujukan untuk memudahkan penonton mengikuti alur cerita dan memudahkan penonton menangkap pesan utama. Inilah film disukai penonton, film yang baik alur ceritanya dan tidak membuat penonton bingung. Seperti itulah hendaknya pesan presentasi yang perlu Anda siapkan.

Pada bagian pembukaan, pesan presentasi Anda mesti mempunyai pola. Polanya dapat berupa, yaitu konteks, relevansi, dan kredibilitas. Pada bagian isi, pesan presentasi Anda juga mesti mempunyai pola. Pola nya ada pesan utama dan urutan tiga pertanyaan yang sangat penting yang dapat muncul dari audiens Anda setelah Anda menyampaikan pesan utama. Ada dua bentuk yang dapat Anda gunakan untuk urutan tiga pertanyaan, yaitu Mengapa, Apa, Bagaimana atau Masalah, Solusi, Manfaat. Sementara itu, pada bagian penutup, pola pesan presentasi Anda dapat berupa ringkasan pesan yang telah Anda sampaikan dan pesan utama.

Prinsip # 3 : Menggerakan

Siapapun yang berkomitmen bahwa bicara bukan asal bicara, tetapi bisa membuat perubahan, maka Anda perlu menyampaikan pesan yang mampu menggerakkan audiens Anda. Untuk itu, Anda perlu membuat pesan yang mampu membuat audiens Anda bertindak setelah Anda melakukan presentasi.

Untuk membuat audiens Anda bergerak, maka pesan presentasi yang Anda buat mesti solutif. Solutif artinya pesan presentasi Anda harus dapat menjadi solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh audiens Anda. Jangan buang waktu audiens Anda untuk mendengarkan presentasi Anda, tanpa Anda menghadirkan solusi bagi audiens Anda.

Dan juga pesan presentasi mesti mudah dipahami oleh audiens Anda. Untuk itu, Anda mesti membuat pesan presentasi yang sederhana. Gunakan penjelasan yang mudah dipahami oleh audiens Anda. Sesuaikan penjelasan yang Anda gunakan dengan latar belakang audiens Anda.

Tambahan pula, pesan presentasi Anda perlu menyentuh pikiran dan hati. Untuk itu, Anda perlu memasukan value atau nilai kehidupan dalam pesan yang Anda siapkan. Seperti apapun pesan Anda, jangan lupa memberikan value yang bisa menginspirasi dan mengubah kehidupan seseorang, sehingga pesan Anda menjadi berharga baginya. Ketika pesan tersebut menjadi berharga, ingatannya akan terbuka dan pesan itu akan masuk ke alam bawah sadarnya.

Selain itu, pesan presentasi Anda juga perlu kaya akan materi. Untuk memperkaya materi presentasi Anda, maka Anda dapat menambahkan tips praktis, fakta dan data, pertanyaan menggugah, humor, ide baru, analogi, cerita, kata bermakna, atau hikmah sebagai bukti untuk mendukung pesan utama yang Anda sampaikan.

DEMIKIANLAH, tiga prinsip yang dapat Anda terapkan dalam membuat pesan presentasi Anda. Semoga sejak saat ini, Anda dapat menghasilkan pesan presentasi yang menarik dan bermanfaat bagi audiens Anda.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *