Cara Menggunakan Pesan Utama Sebagai Filter Dalam Mengembangkan Presentasi

Ketika Anda dihadapkan pada pemilihan pesan untuk pembicaraan Anda, maka hal yang penting untuk diingat adalah masukan informasi yang sangat penting yang mempunyai dampak yang lebih besar untuk pesan Anda.

Anda jangan tergoda untuk memasukkan semua informasi yang Anda ketahui.

Untuk pembicaraan yang efektif, fokuskan hanya pada satu ide utama, yaitu pesan yang sangat penting yang Anda ingin tinggalkan untuk audiens Anda. Kemudian, kelilingi pesan tersebut dengan informasi dan materi lain yang mendukungnya.

Saya menyebut ide utama tersebut sebagai Pesan Utama.

Pesan Utama adalah kalimat singkat dan ringkas yang merangkum pesan yang sangat penting dari presentasi Anda. Pesan Utama tersebut membantu Anda mengidentifikasi apa yang paling efektif untuk dibagikan kepada audiens Anda.

Jika Anda memiliki banyak informasi dalam pembicaraan Anda, maka Anda perlu menentukan apa yang harus dimasukan dan apa yang harus dikeluarkan dalam pembicaraan Anda.

Coba langkah berikut ini, yaitu : tentukan Pesan Utama, bingkai Pesan Utama tersebut dengan tepat, lalu komunikasikan Pesan Utama tersebut dengan jelas, sehingga audiens Anda siap untuk mengambil tindakan yang Anda minta.

Tentukan Pesan Utama Yang Perlu Didengar Oleh Audiens Anda

Inti dari pembicaraan yang persuasif adalah untuk memastikan bahwa audiens Anda siap untuk menerima, mengadopsi dan menindaklanjuti ide-ide yang mereka dengar dari Anda.

Fakta, angka, dan cerita yang telah Anda kompilasi untuk presentasi Anda mungkin menarik dan persuasif. Tetapi, kemungkinan besar bisa jadi informasi tersebut tidak semuanya perlu Anda masukan dalam pesan presentasi Anda. Masukanlah hanya hal-hal yang dibutuhkan oleh audiens Anda untuk diingat ketika mereka meninggalkan ruangan presentasi.

Menentukan Pesan Utama sebelum Anda berbicara, akan membantu Anda mempertajam apa yang Anda inginkan untuk orang-orang ingat, ketika presentasi Anda selesai. Artikulasikan apa yang Anda yakini sebagai informasi penting untuk mereka ingat. Kemudian, tulislah Pesan Utama tersebut. Ketika tiba saatnya untuk membuat Pesan Utama, maka Pesan Utama tersebut akan menjadi inti dari pembicaraan Anda.

Bangun Sudut Pandang Yang Berbeda Tentang Topik Anda

Tentukan mengapa Anda memenuhi syarat untuk menyampaikan gagasan untuk  meyakinkan audiens Anda. Lalu, bingkai pesan Anda untuk dapat menjelaskan mengapa Anda perlu berkomunikasi dengannya.

Untuk mengembangkan sudut pandang yang unik, tanyakan pada diri Anda apa sikap Anda tentang suatu topik yang akan Anda presentasikan. Kemudian, analisislah bagaimana sudut pandang yang unik tersebut memungkinkan Anda untuk menyampaikan pesan yang berbeda. Menentukan sikap yang unik pada suatu perspektif tertentu membantu memperjelas Pesan Utama Anda dan membuat Anda berbeda, spesifik dan relevan.

Tentukan Apa Yang Akan Diterima Oleh Pendengar Anda

Untuk membuat orang lain berkomitmen pada ide-ide dalam presentasi Anda, maka jelaskan apa yang akan diterima mereka. Orang-orang perlu tahu mengapa mereka harus melakukan apa yang Anda katakan. Dan apa yang akan terjadi jika mereka tidak melakukannya.

Apa yang akan diterima dari Pesan Utama Anda mengomunikasikan apa yang bisa diharapkan audiens jika mereka mengatakan tidak terhadap apa yang Anda usulkan. Apa yang akan diterima audiens Anda dapat berupa hasil negatif atau positif yang dapat terjadi jika mereka mengadopsi atau tidak mengadopsi ide Anda.

Apa yang akan diterima audiens Anda yang dimasukan dalam Pesan Utama adalah bagian yang memberikan energi dari pembicaraan apa pun. Pesan Utama tersebut membantu menarik perhatian audiens Anda, karena Pesan Utama tersebut mengungkapkan mengapa subjek yang disampaikan sangat penting bagi mereka dan bagaimana kehidupan mereka akan terpengaruh berdasarkan keputusan mereka untuk mengadopsi atau menolak ide Anda.

Susunlah Pesan Utama Sebagai Sebuah Kalimat

Setelah Anda menentukan Pesan Utama yang diinginkan untuk pembicaraan Anda, maka sudut pandang unik Anda, dan apa yang akan diterima audiens Anda, tercakup semua menjadi satu kalimat yang ringkas, mudah diingat, dan lengkap yang akan melekat pada pendengar.

Satu kalimat tersebut adalah Pesan Utama Anda.

Pada akhirnya, Pesan Utama Anda harus mudah diingat dan dapat dikatakan kembali oleh audiens Anda. Ketika audiens Anda ditanya setelah presentasi Anda, “Presentasi apa yang Anda hadiri kemarin ?” Mereka harus dapat dengan mudah mengulangi Pesan Utama Anda dan membantu memperkuatnya. Atau bahkan mungkin menyebarkannya lebih lanjut.

Ketika Anda perlu membuat sebuah presentasi, pertajam terlebih dahulu Pesan Utama Anda, kemudian buat sisa pembicaraan Anda yang mendukung Pesan Utama tersebut. Gunakan Pesan Utama Anda sebagai filter untuk semua elemen pembicaraan Anda. Semua fakta, anekdot, gambar, dan slide Anda serta semua hal lainnya yang Anda pilih untuk dimasukkan harus berfungsi untuk secara langsung mendukung apa yang Anda coba sampaikan.

Jadi, pilih ide sentral yang jelas dan komunikasikan melalui perspektif Pesan Utama. Kemudian, Anda dapat menyampaikan sebuah presentasi yang dapat mengubah pikiran audiens Anda dan menggerakan ide-ide Anda untuk masuk ke dalam pikiran audiens Anda.

3 comments on “Cara Menggunakan Pesan Utama Sebagai Filter Dalam Mengembangkan Presentasi
  1. bismillah…saya ingin bertanya pak bagaimana cara kita melihat sudut pandang pertanyaan audiens bila kita sudah selasai mempresentasikan. Dan bagaimana membaca arah pemikiran pertanyaan audiens akan kemana topik pertanyaan itu berjalan dan dikeluarkan agar kita siap akan sebuah pertanyaan terima kasih pak.

  2. Fariz yang baik,

    Pertanyaan audiens itu kita tentukan pada waktu kita menyusun bahan presentasi yang mana jawaban pertanyaan dan bukti/data dukungnya akan menjadi isi presentasikan kita.

    Pertanyaan itu diidentifikasi setelah kita menyusun pesan utama (bagaimana menyusu pesan utama lihat postingan saya tgl 29 Juli 2019).

    Untuk mengidentifikasi 3 pertanyaan tsb, kita bisa menggali dari calon audiens kita atau perwakilan dari audiens. Kemudian, kita susun pertanyaan itu dengan pola : mengapa, apa, dan bagaimana atau masalah, solusi, manfaat.

    Coba Fariz lihat postingan saya tgl 5 Agustus 2019 dan 20 Mei 2019 sebagai contoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *