3 Jenis Kalimat Pengarah Yang Membuat Audiens Anda Mudah Mengikuti Jalannya Presentasi Anda

Dalam dokumen tertulis, pembaca dipandu mengenai konten yang disajikan melalui tata letak dan format teks seperti : judul, bab, dan paragraf. Dalam presentasi lisan, presenter perlu memberikan panduan itu.

Panduan itu, saya sebut dengan kalimat pengarah.

Apakah Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai jenis kalimat pengarah dan contoh-contohnya ?

Jika iya, mari kita elaborasi lebih lanjut.

Sebelum kita mempelajari jenis-jenis kalimat pengarah dan contoh-contohnya, kita pelajari dulu apa itu kalimat pengarah dan kegunaannya.

Kalimat pengarah adalah kalimat untuk menginformasikan kepada audiens Anda dimana penjelasan Anda sekarang, kemana penjelasan Anda selanjutnya, dan apa yang sudah Anda jelaskan.

Dengan Anda menyampaikan kalimat pengarah, maka Anda dapat membantu audiens Anda dalam dua hal.

Pertama, kalimat pengarah memudahkan audiens Anda untuk mengikuti presentasi Anda. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengatur konten dalam pikiran mereka sendiri dan melacak informasi yang Anda berikan kepada mereka.

Kedua, kalimat pengarah membantu audiens Anda untuk tetap terlibat. Setiap kali Anda menyampaikan kalimat pengarah, maka hal itu adalah peluang bagi mereka untuk kembali fokus pada apa yang Anda katakan.

Ada 3 jenis kalimat pengarah yang dapat Anda gunakan agar audiens Anda mudah mengikuti presentasi Anda dan tetap terlibat dengan presentasi Anda yang posisinya seperti pada gambar di bawah ini.

Mari kita telusuri satu per satu.

Jenis Kalimat Pengarah # 1 : Flag

Flag adalah sebuah kalimat yang Anda gunakan untuk mendapatkan perhatian audiens Anda mengenai apa yang akan Anda katakan selanjutnya. Seperti di bandara, ketika sebelum pesan penting disampaikan, orang yang menyampaikan pengumuman mengatakan “mohon perhatian Anda”. Saya menyebut kalimat “mohon perhatian Anda” adalah Flag, karena kalimat itu seperti Anda mengibarkan bendera untuk mendapatkan perhatian audiens untuk mengatakan perhatikanlah.

Anda dapat menggunakan Flag pada setiap titik dalam presentasi Anda, tetapi tempat yang paling penting untuk menggunakannya adalah tepat sebelum Anda menyampaikan Pesan Utama. Itu karena Pesan Utama Anda adalah kalimat yang paling penting dalam presentasi Anda, sehingga Anda ingin menekankannya untuk memastikan audiens Anda memperhatikannya.

Dalam presentasi tentang pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu seperti yang dijelaskan dalam postingan Presenter Map : Sebuah Sistem Yang Dapat Membantu Anda Dalam Mempersiapkan Pesan Presentasi Yang Berharga dan Menarik Bagi Audiens Anda, sebelum Anda mengatakan Pesan Utama : Berilah pinjaman sebesar  Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu, maka Anda dapat menggunakan Flag : Ini adalah apa yang saya inginkan untuk Anda lakukan setelah presentasi ini.

Kalimat pengarah tersebut mengatakan kepada audiens Anda dengarkanlah presentasi ini, karena mereka diminta untuk melakukan sesuatu. Anda menggunakan Flag pada 2 tempat, yaitu sebelum Anda mengatakan Pesan Utama―di awal presentasi Anda setelah Anda Mengawali Pesan dan di akhir presentasi Anda. Jangan khawatir tentang pengulangan Flag, karena ini adalah komunikasi lisan dan pengulangan adalah alat yang dapat diterima dan bermanfaat.

Ada berbagai cara untuk membuat Flag.

Anda dapat mengatakan :

  • Ini adalah rekomendasi saya atau
  • Hal yang paling penting yang saya ingin Anda lakukan adalah ini atau
  • Hal utama yang saya ingin Anda ingat adalah ini.

Adalah penting bahwa Flag tidak digabung dengan Pesan Utama Anda. Flag Anda sebaiknya kalimat yang lengkap dan terpisah. Hal ini adalah karena sangat bermanfaat untuk berhenti setelah Anda mengatakan Flag sebelum Anda menyampaikan Pesan Utama Anda. Penghentian itu menambah kekuatan Flag Anda.

Contohnya :

Ini adalah apa yang saya inginkan untuk Anda lakukan setelah presentasi ini … (berhenti sejenak) … Anda sebaiknya memberikan pinjaman sebesar Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka.

Hening sejenak setelah Anda menyampaikan Flag akan meningkatkan perhatian audiens Anda.

Jenis Kalimat Pengarah # 2 : Preview dan Summary

Preview dan Summary adalah kalimat pengarah yang Anda gunakan untuk memberikan gambaran dan ringkasan dari konten urutan dari 3 Pertanyaan Anda. Preview dan Summary seperti sebuah peta sebelum dan sesudah melakukan perjalanan.

Preview muncul tepat setelah Pesan Utama yang pertama dan sebelum Anda memulai urutan 3 Pertanyaan Utama Anda. Tujuannya adalah untuk memberitahukan audiens Anda tentang apa hal-hal yang akan Anda sampaikan. Hal ini memungkinkan mereka untuk memahami secara keseluruhan struktur presentasi Anda dan mengetahui ke mana Anda akan membawanya.

Anda dapat menyusun Preview Anda dengan mengkaitkan judul kotak dalam urutan 3 Pertanyaan  Utama Anda.

Untuk presentasi tentang pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu, Preview nya adalah:

Pertama-tama, saya akan menjelaskan mengapa saya meminta Anda untuk meminjamkan Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka; selanjutnya, saya akan memperkenalkan Anda apa organisasi yang memungkinkan Anda untuk melakukan pinjaman tersebut ?; dan akhirnya, saya akan menunjukkan kepada Anda bagaimana Anda dapat memberikan pinjaman ?

Dengan memberi tahu audiens Anda judul dari setiap kotak dari urutan 3 Pertanyaan Anda, maka Anda secara metaforis membuka tiga kotak di benak mereka. Hal itu berarti bahwa ketika Anda menyampaikan informasi di setiap kotak, maka mereka akan memiliki tempat terbuka di pikiran mereka yang siap untuk menerimanya.

Perhatikan bahwa Anda jangan menyampaikan jawaban dan bukti saat Anda memberikan Preview. Pada titik ini, Anda jangan juga memberikan konten substansi. Anda hanya memberitahukan audiens Anda apa proses yang Anda gunakan untuk menjelaskan konten tersebut.

Jadi itulah Preview.

Sekarang mari kita lihat Summary. Summary adalah ikhtisar singkat tentang apa yang baru saja Anda sampaikan. Dan Summary itu datang tepat sebelum Anda mengatakan Pesan Utama akhir.

Summary membantu audiens Anda mengingat apa yang telah Anda jelaskan. Ketika Anda meringkas, maka Anda bisa menancapkan beberapa konten yang telah Anda sampaikan ke benak audiens Anda.

Dalam presentasi tentang pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu, Summary dapat berbunyi :

Izinkan saya meringkas apa yang telah saya sampaikan. Pertama, saya telah menyampaikan mengapa Anda perlu meminjamkan Rp. 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka. Lalu, saya telah memperkenalkan kepada Anda ke situs web Pinjaman.org. Dan akhirnya, saya telah menunjukkan kepada Anda betapa mudahnya menggunakannya.

Jenis Kalimat Pengarah # 3 : Perpindahan Antara Kotak

Mengapa penting untuk memberi tahu audiens Anda bahwa Anda berpindah dari satu kotak ke kotak lainnya. Tidakah itu terlihat jelas tanpa memberitahu audiens Anda ?

Hal itu mungkin jelas bagi Anda, tetapi mungkin tidak begitu jelas bagi audiens Anda. Kecuali jika Anda memberikan batasan yang jelas yang memisahkan satu kotak dari yang lain. Mudah bagi audiens untuk berpikir bahwa Anda masih di dalam kotak yang sama, padahal pada kenyataannya, Anda telah pindah ke kotak yang lain.

Misalnya, Anda mulai berbicara tentang solusi, tetapi audiens belum menyadari, sehingga mereka menganggap Anda masih berbicara tentang masalah. Akhirnya, mereka akan bingung. Mereka mencari tahu apa yang terjadi. Dan kemudian, mereka harus menghabiskan energi mental untuk menyesuaikan diri mereka dengan perubahan pesan yang Anda sampaikan. Apa pun itu, untuk waktu yang singkat, Anda akan kehilangan mereka dan mereka tidak lagi fokus pada konten Anda, karena mereka sibuk mengejar ketinggalan apa yang telah Anda sampaikan.

Gangguan kecil ini dapat menciptakan perasaan jengkel dan negatif terhadap Anda dan presentasi Anda.

Bagaimana Anda dapat mengatasi hal tersebut ?

Anda dapat memberitahu audiens Anda ketika Anda membuka dan menutup setiap kotak urutan Pertanyaan Anda. Kalimat singkat ini akan memberi sinyal kepada audiens Anda bahwa Anda bergerak dari satu kotak ke kotak yang lain.

Mari kita lihat bagaimana kita membuka dan menutup kotak dalam presentasi tentang pinjaman uang kepada orang yang tidak mampu.

Kita membuka kotak pertama dengan mengatakan :

Jadi, mengapa saya meminta Anda untuk meminjamkan uang kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka ?”

Kemudian, kita berbicara tentang Soga dan hasil penelitian. Itulah isi dari kotak pertama. Dan kemudian, kita menutup kotak tersebut dengan mengatakan :

“ … Dan, itulah mengapa saya meminta Anda untuk meminjamkan Rp 1.000.000,- kepada orang yang tidak mampu untuk membantu mereka.

Kemudian,  kita membuka kotak kedua dengan mengatakan :

Sekarang, izikan saya memperkenalkan kepada Anda apa organisasi yang memungkinkan Anda untuk memberikan pinjaman ?

Kemudian, kita sampaikan isi pada kotak kedua dan menutupnya dengan mengatakan :

Jadi, Pinjaman.org adalah situs web yang memungkinkan Anda meminjamkan uang kepada orang-orang yang tidak mampu”.

Dan kemudian membuka kotak terakhir dengan mengatakan :

Jadi bagaimana Anda meminjaman uang kepada orang yang tidak mampu ?”

Dan menutupnya dengan mengatakan :

“Jadi, menggunakan Pinjaman.org sangat mudah.”

Seperti yang Anda lihat, membuka dan menutup kotak membutuhkan kalimat yang sangat singkat, tetapi kalimat tersebut membuat perbedaan yang besar pada kemampuan audiens Anda untuk mengikuti presentasi Anda.

Itulah 3 jenis kalimat pengarah. Ingat !!! Gunakan kalimat pengarah untuk memudahkan audiens Anda untuk mengikuti presentasi Anda dan membantu audiens Anda untuk tetap terlibat dengan presentasi Anda.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *