Setiap font memiliki karakter masing-masing. Ada font yang memiliki karakter santai, informal, dan bersahabat yang berjenis font sans serif seperti Comic Sans, tetapi ada juga font yang memiliki karakter formal, tegas dan berwibawa yang berjenis font serif seperti Times New Roman.

Anda harus memahami jenis dan karakter font, sehingga dapat menggunakannya secara tepat.

Pertanyaannya adalah apakah Anda bisa mendesain slide hanya dengan mengotak-atik font ?

Tentu saja bisa.

Anda dapat melakukannya ketika tidak menemukan gambar yang sesuai atau karena slide tersebut memang hanya memerlukan teks.

Memaksakan diri Anda menggunakan gambar yang tidak sesuai dengan pesan yang ingin Anda sampaikan merupakan pilihan yang tidak tepat dalam mendesain slide presentasi Anda. Oleh karena itu, lebih baik Anda melakukan optimasi font.

Anda perlu berkreasi keluar dari standar layout (tata letak) yang disediakan oleh aplikasi presentasi. Gunakan imajinasi Anda dalam mendesain slide presentasi Anda.

Dalam mendesain slide presentasi, hal yang perlu Anda jadikan panduan adalah pesan Anda perlu tersampaikan dengan tepat yang disertai dengan tampilan yang menarik.

Tipografi yang merupakan teknik untuk memilih dan menata huruf (teks) merupakan unsur yang penting dalam slide presentasi, karena dengan pengaturan teks pada ruang yang tersedia, maka dapat menciptakan kesan yang menarik bagi audiens Anda.

Tidak jarang desain slide presentasi yang efektif adalah desain yang hanya menggunakan font yang baik tanpa menggunakan gambar sama sekali.

Desain slide presentasi yang bagus secara visual yang terlihat keren, tapi tipografinya tidak mudah dibaca dan dimenegerti termasuk slide presentasi yang gagal.

Untuk mendesaian slide presentasi yang hanya menggunakan teks, Anda dapat melakukan optimalisasi teks. Ada 7 teknik optimalisasi teks yang dapat Anda jalankan.

Teknik Optimalisasi Teks # 1 : Kombinasi Jenis Font

Anda dapat mendesain slide dengan menggunakan kombinasi lebih dari satu jenis font, bisa dua atau tiga jenis font. Anda dapat mencoba kombinasi jenis font yang berbeda, antara font yang tipis dan font yang tebal.

Anda dapat meihat slide di bawah ini menggunakan dua jenis font. Untuk teks utama menggunakan font Helvetica, sementara untuk teks pendukung menggunakan font Book Antiqua.

Teknik Optimalisasi Teks # 2 : Ganti Warna Background

Anda perlu memilih warna background yang kontras dengan warna teks. Perhatikan warna gelap-terang.

Jika background menggunakan warna gelap, maka gunakan teks dengan warna terang. Begitu sebaliknya. Pastikan kontras antara background dan teks tetap jelas terbaca dari jarak audiens terjauh sekalipun.

Teknik Optimalisasi Teks # 3 : Kombinasi Warna Font

Gunakan kombinasi warna untuk memberikan penekanan pada pesan. Warna yang kontras akan menarik perhatian audiens untuk membaca.

Teknik Optimalisasi Teks # 4 : Kombinasi Ukuran/Gunakan Huruf Besar

Anda dapat menggunakan ukuran teks yang berbeda dalam satu slide. Ukuran font yang berbeda akan menciptakan harmonisasi dalam slide tersebut. Huruf besar dapat memperkuat pesan dan melakukan penekanan.

Perbedaan ukuran ini berfungsi membedakan kata inti dan kata pendukung. Tapi, jangan menggunakan ukuran font yang terlalu kecil dalam slide tanpa gambar. Ukuran font yang terlalu kecil akan membuat audiens kesulitan menangkap gagasan Anda.

Gunakan kombinasi warna untuk memberikan penekanan pada pesan. Warna yang kontras akan menarik perhatian audiens untuk membaca.

Teknik Optimalisasi Teks # 5 : Ubah Posisi Teks

Anda tidak harus menempatkan teks di tengah atau di samping kanan. Anda dapat mengubah letak teks : di samping kiri, atas atau bawah tergantung keinginan Anda. Apabila dikombinasikan dengan gambar, letakan pada ruang kosong, sehingga gambar bisa tetap terlihat dengan jelas.

Seperti Anda lihat slide di bawah ini, teks nya diletakan di pojok kanan atas.

Teknik Optimalisasi Teks # 6 : Horizontal, Vertikal dan Miring

Jika Anda merasa teks bisa terbaca dengan baik bila diposisikan secara vertikal, Anda bisa melakukannya. Tapi, ternyata bila ternyata teks tersebut sulit dibaca, maka Anda sebaiknya tidak melakukannya.

Anda juga dapat memberi variasi dengan posisi miring seperti slide di bawah ini, sehingga menciptakan kesan visual yang lebih kuat.

Teknik Optimalisasi Teks # 7 : Perpaduan Shape

Memasukan shape juga bisa menjadi alternatif. Anda dapat memadukan teks dengan shape standar atau dengan variasi shape yang Anda desain sendiri.

Slide berikut ini menggunakan shape yang dapat Anda kreasikan sendiri.

Ketujuh teknik tipografi di atas dapat Anda kombinasikan dengan gambar. Jika Anda kombinasikan dengan gambar, maka hasilnya bisa lebih maksimal. Contohnya dapat Anda lihat pada tiga slide di bawah ini.

Demikianlah, 7 teknik optimasi font untuk membuat slide presentasi yang keren bagi audiens Anda. Pertama, kombinasi jenis font. Kedua, ganti warna background. Ketiga, kombinasi warna font. Keempat, kombinasi ukuran/gunakan huruf besar. Kelima, ubah posisi teks (samping kiri, atas atau bawah). Keenam, teks yang horizontal, vertikal dan miring. Dan ketujuh, perpaduan shapes.

Jika Anda menilai tulisan ini bermanfaat, maka sebarkanlah tulisan ini kepada rekan-rekan Anda yang lain, agar semakin banyak orang yang mendapatkan manfaatnya.