Memasukan banyak tabel dan grafik ke dalam slide presentasi Anda tidak akan menghasilkan visualisasi data yang efektif. Tidak seorang pun ingin duduk memperhatikan presentasi Anda dengan melihat slide yang tidak memberikan makna yang jelas.

Pertanyaannya adalah apakah yang dapat membuat visualisasi data yang efektif ?

Jawabannya, menciptakan titik fokus pada pesan yang ingin Anda sampaikan.

Berita baiknya, ada 3 teknik yang dapat Anda gunakan dalam menciptakan titik fokus tersebut.

Untuk menjelaskan 3 teknik tersebut digunakan data-data yang bukan sebenarnya.

Mari kita ulik 3 teknik tersebut.

Teknik Fokus # 1 : Gunakan Warna

Penggunaan warna adalah cara termudah untuk membedakan titik fokus pada data penting yang membawa pesan utama Anda. Di sinilah Anda perlu mengarahkan mata audiens untuk memandang lebih dulu ke warna tersebut.

Warna dapat menjadi salah satu teman terbaik Anda untuk visualisasi data. Jika warna digunakan secara strategis, maka warna dapat menjadi alat yang ampuh untuk membuat data Anda bersinar dan membuat titik fokus yang dapat menarik perhatian audiens Anda.

Semburan warna yang cerdas akan menyoroti informasi utama dan memfokuskan perhatian audiens Anda baik ketika Anda melakukan presentasi luring maupun daring.

Seperti yang Anda lihat pada slide before di bawah ini, tidak ada perbedaan warna yang ditunjukkan pada diagram batang. Penggunaan warna yang sama tidak akan membuat data yang Anda sajikan menonjol dan menarik perhatian audiens Anda.

Slide Before

Sebaliknya, jika Anda menggunakan warna yang berbeda seperti yang ditunjukkan pada slide after di bawah ini, maka Anda akan mengarahkan titik pandang audiens Anda ke arah warna yang berbeda tersebut.

Slide After

Saat Anda menambahkan warna kontras yang sederhana ke satu temuan data yang penting, maka Anda langsung memfokuskan perhatian audiens Anda kesana. Audiens Anda akan melihat data penting yang Anda sajikan dalam sekejap.

Kehadiran warna yang berbeda akan memberikan dampak yang besar. Disadari atau tidak, ketika audiens Anda melihat suatu tampilan data dan melihat perbedaan visual seperti warna, maka mereka langsung mencoba untuk menentukan arti dari perbedaan tersebut.

Terlalu banyak warna yang digunakan akan membingungkan audiens untuk menangkap pesan Anda. Jika warna digunakan secara tepat, maka warna akan menjadi alat yang hebat dalam menceritakan kisah Anda.

Teknik Fokus # 2 : Bermain dengan Ukuran

Pernahkah Anda mempertimbangkan bagaimana ukuran tampilan data dapat memengaruhi seberapa baik pesan Anda diterima oleh audiens ? Mungkin Anda belum pernah menggunakannya.

Tetapi, para ahli data mengetahui bahwa ukuran (size) adalah komponen yang penting dalam membuat visualisasi data yang seimbang yang dapat dengan mudah dilihat oleh audiens Anda.

Apakah Anda menyajikan diagram batang, diagram garis, atau tabel—untuk presentasi secara daring atau luring—maka memvariasikan ukuran elemen dari data adalah cara yang jitu untuk menarik fokus audiens Anda kepada data yang Anda tampilkan.

Seperti yang Anda lihat pada slide before di bawah ini, ukuran diagram batang yang digunakan agak kurus mengakibatkan mata audiens tidak terlalu mudah untuk melihat data yang mendukung pesan yang Anda sampaikan.

Slide Before

Sebaliknya, jika Anda menggunakan ukuran diagram batang yang agak besar yang ditambah dengan warna yang kontras, maka audiens akan lebih mudah melihat dan mengingat data yang disajikan untuk mendukung pesan Anda. Disamping itu, diagram batang yang digunakan pada slide after di bawah ini lebih besar dari pada ruang antar diagram batang, sehingga memberikan keseimbagan dalam visualisasi data.

Slide After

Teknik Fokus # 3 : Tambahkan Shape

Shape bisa menjadi alat sangat kuat untuk mengarahkan pandangan audiens Anda. Mungkin ini adalah pernyataan yang belum pernah Anda dengar sebelumnya. Tetapi hal itu benar. Lingkaran, kotak, dan segitiga benar-benar dapat mengarahkan mata audiens ketika menyangkut visualisasi data.

Shape dapat membantu menarik perhatian pandangan audiens ke titik data utama dan menyoroti pesan yang Anda sampaikan. Anda seharusnya jangan pernah mengharapkan data Anda akan berbicara sendiri. Anda harus secara eksplisit menunjukkan kepada audiens Anda dimana Anda ingin mendapatkan perhatian mereka.

Slide before di bawah ini tidak mengarahkan pandangan audiens pada data yang mendukung pesan yang hendak Anda sampaikan.

Slide Before

Akan tetapi, dengan menggunakan shape seperti yang ditampilkan pada slide after di bawah ini, maka Anda akan mengarahkan mata audiens kepada data yang mendukung pesan yang Anda utarakan.

Slide After

Demikianlah, 3 teknik yang dapat Anda gunakan untuk mengarahkan pandangan audiens Anda kepada visualisasi data yang Anda tampilkan untuk mendukung cerita atau pesan Anda.

Jika 3 teknik tersebut digunakan secara bersamaan pada visualisasi data Anda, maka Anda dapat membuat data Anda menonjol, mengarahkan pandangan audiens Anda secara strategis kepada data yang Anda sajikan dan semakin menguatkan pesan yang Anda sampaikan.

Gunakanlah 3 teknik tersebut secara strategis pada tampilan slide presentasi Anda selanjutnya untuk menggambarkan visualisasi data dan menekankan pesan yang hendak Anda jelaskan.