Dua Ide Slide Profil Presentasi Yang Menarik Untuk Sidang Mahasiswa

Salah satu kebutuhan yang sangat penting bagi mereka yang berstatus mahasiswa adalah melakukan presentasi sidang hasil penelitian baik sebagai mahasiswa S1, S2 maupun S3 kepada dosen penguji.

Penampilan yang tidak baik bisa berdampak pada penyesalan, karena akan sangat berpengaruh terhadap nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Itu artinya masa depan Anda dipertaruhkan disini. 

Menyadari pentingnya presentasi sidang hasil penelitian S1, S2 dan S3, maka Anda perlu  mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Selain mempersiapkan materi hasil penelitian dan penyampaian presentasi dengan baik, maka Anda juga perlu menyiapkan slide presentasi yang menarik.

Salah satu slide presentasi yang mesti Anda buat adalah slide profil. Profil disini adalah identitas yang menayangkan foto Anda sendiri. Mungkin menampilkan foto Anda dalam slide presentasi hasil sidang penelitian merupakan sesuatu yang tidak umum. Tetapi, Anda bisa mencobanya sebagai medium untuk mem-branding diri Anda sendiri ketika slide presentasi tersebut dilihat oleh pihak terkait lainnya.

Berikut ini dua ide slide profil presentasi yang dapat Anda tampilkan ketika Anda melakukan sidang hasil penelitian. Foto, identitas mahasiswi dan nama dosen penguji bukan fakta yang sesungguhnya. Hal tersebut hanya sebagai contoh untuk menggambarkan dua ide slide profil tersebut.

Slide yang pertama di atas dapat Anda siapkan dengan menggunakan foto Anda sendiri. Ketika Anda mengambil foto Anda sendiri dengan background yang begitu kontras, maka hasil dari menggunakan fitur remove background yang ada di Microsoft Power Point  akan memberikan hasil yang maksimal. Background slide warna terang dapat Anda gunakan untuk slide profil Anda. Kemudian, di atas background slide Anda gunakan elemen desain yang warnanya kontras. Untuk teks, Anda dapat menambahkan nama Anda dengan warna kuning dan nama dosen penguji Anda dengan warna hitam. Di samping itu, untuk memperindah tampilan slide profil, maka Anda dapat menambahkan shape circle hollow, tiga shape oval yang kecil, shape isosceles triangle kecil di sebelah nama Anda dan garis pendek yang diberi shape outline warna hitam dengan weight 4,5 pt di sebelah nama dosen penguji Anda.

Sama seperti slide yang pertama di atas, maka sebagai alternatif Anda dapat menyiapkan slide profil yang kedua dengan ide yang berbeda. Anda dapat menggunakan background slide warna gelap. Kemudian, di atas background slide tersebut, Anda gunakan elemen desain yang warnanya kontras. Untuk teks, Anda dapat menampilkan nama Anda dengan warna oranye dan nama dosen penguji Anda dengan warna putih. Di samping itu, untuk memperindah tampilan slide profil, maka Anda dapat menambahkan shape frame, shape isosceles triangle kecil di sebelah nama Anda dan garis pendek yang diberi shape outline warna putih dengan weight 4,5 pt di sebelah nama dosen penguji Anda.

Demikianlah, dua ide slide cover presentasi yang menarik untuk sidang mahasiswa.

Di samping dua ide slide profil di atas, maka Anda dapat membuat tampilan slide profil presentasi lainnya yang berbeda. Misalnya, untuk membuatnya, maka Anda dapat menggunakan shape blob.

Slide profil presentasi yang Anda buat mesti semenarik mungkin. Buatlah dosen penguji Anda terkesan dengan slide presentasi yang Anda siapkan, di samping penguasaan materi sidang hasil penelitian yang baik dan penyampaian presentasinya yang efektif.

Jika postingan ini bermanfaat bagi Anda, maka jangan lupa berikan komentar pada postingan ini demi kelangsungan pengembangan blog ini. Selain itu, bagikan postingan ini ke kolega Anda agar kolega Anda dapat juga belajar dari postingan ini. Terima kasih atas bantuan yang telah Anda lakukan untuk menyebarkan postingan ini.

 

 

 

 

Tiga Ide Slide Cover Presentasi Yang Menarik Untuk Sidang Mahasiswa

Aktifitas presentasi di lingkungan kampus merupakan aktifitas yang perlu dilakukan oleh mahasiswa. Salah satunya adalah jika Anda sebagai mahasiswa, maka Anda perlu menyampaikan hasil penelitian yang telah Anda lakukan baik sebagai mahasiswa S1, S2 maupun S3 kepada dosen penguji Anda.

Untuk melakukan presentasi tersebut, maka Anda perlu menyiapkan slide presentasi. Namun, Anda bisa mengalami kendala dalam membuatnya, karena bisa jadi Anda belum mempunyai ide untuk menyiapkan slide presentasi yang menarik.

Salah satu slide presentasi yang mesti Anda buat adalah slide cover.

Slide cover presentasi merupakan slide yang sangat penting. Hal ini karena slide cover presentasi merupakan jendela awal bagi Anda untuk menyajikan hasil penelitian Anda kepada dosen penguji Anda. Oleh karena itu, Anda perlu membuat semenarik mungkin.

Misalnya, Anda sebagai mahasiswa manajemen ingin memberikan presentasi hasil penelitian kepada dosen penguji Anda dengan judul : Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penerimaan Open Source Software Dengan Menggunakan Model Penerimaan Teknologi Yang Dimodifikasi.

Untuk membuat slide cover presentasi dengan judul tersebut, maka bisa jadi Anda mengalami kendala. Kendalanya adalah ketika Anda ingin menggunakan gambar untuk membuat slide presentasi tersebut, maka teks yang Anda masukan ke dalam gambar bertumpuk dengan gambar tersebut, sehingga dosen penguji Anda tidak bisa membaca teks yang Anda tampilkan.

Untuk itu, dalam membuat slide cover presentasi tersebut, maka Anda bisa menggunakan tiga ide slide cover presentasi berikut ini.

 

Slide yang pertama di atas dapat Anda siapkan dengan menggunakan gambar yang relevan. Agar judul teks dan keterangan lainnya dapat dibaca oleh dosen penguji Anda, maka gambar yang telah Anda masukan ke dalam slide presentasi perlu ditutup dengan menggunakan shape parallelogram yang diberi warna solid putih. Tujuannya agar Anda bisa meletakkan teks di atas shape tersebut yang bisa dibaca oleh dosen penguji Anda. Selanjutnya, Anda bisa menambahkan garis pendek yang diberi shape outline warna oranye dengan weight 4,5 pt yang diletakkan di bawah judul, shape frame warna oranye dan shape parallelogram kecil warna oranye yang ditempelkan pada sisi miring gambar untuk memperindah tampilan slide.

Untuk membuat slide yang kedua di atas, maka setelah Anda memasukkan gambar ke dalam slide, Anda perlu menutup sebagian bidang gambar tersebut dengan shape oval warna putih yang Anda atur transparansinya menjadi sebesar 10 %. Hal ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan fitur format shape, solid fill, dan transparency 10 %. Kemudian, Anda bisa menambahkan garis pendek yang diberi shape outline warna oranye dengan weight 4,5 pt yang diletakkan di bawah judul dan shape oval warna oranye di sebelah shape oval tranparan warna putih untuk memperindah tampilan slide.

Sementara itu, untuk membuat slide yang ketiga di atas, maka di atas gambar yang telah Anda masukkan ke dalam slide, Anda perlu menggunakan shape rectangle yang besarnya kira-kira sepertiga dari ukuran slide. Lalu, Anda atur gradient fill nya. Fitur yang Anda gunakan adalah format shape dan gradient fill (type, direction, dan gradient stops (color, position, transparency)). Setelah itu, Anda bisa menyesuaikan ukuran shape rectangle tersebut dengan menariknya ke sebelah kiri, sehingga Anda bisa meletakkan teks yang dapat dibaca oleh dosen penguji Anda. Selanjutnya, Anda bisa menambahkan garis pendek yang diberi shape outline warna oranye dengan weight 4,5 pt yang diletakkan di bawah judul dan shape frame warna oranye untuk memperindah tampilan slide.

Demikianlah, tiga ide slide cover presentasi yang menarik untuk sidang mahasiswa.

Di samping tiga ide slide cover di atas, maka Anda dapat membuat tampilan slide cover presentasi lainnya yang berbeda. Untuk membuatnya, maka Anda tidak perlu menjadi seorang designer, tetapi Anda perlu memahami prinsip desain, elemen desain, fitur kreatif power point, teknik kreatif desain slide dan sumber inspirasi desain slide. Pengetahuan dan keahlian tersebut sangat bermanfaat bagi Anda tidak hanya sebagai mahasiswa pada saat ini, tetapi juga untuk karir profesional Anda ke depannya.

Slide cover presentasi yang Anda buat mesti semenarik mungkin. Hal ini karena slide cover presentasi merupakan slide pertama yang dilihat oleh dosen penguji Anda. Buatlah kesan yang baik untuk mereka dimana hal tersebut bisa meningkatkan apresiasi mereka kepada Anda, karena Anda telah sungguh-sungguh untuk menyiapkannya.

Jika postingan ini bermanfaat bagi Anda, maka jangan lupa berikan komentar pada postingan ini demi kelangsungan pengembangan blog ini. Selain itu, bagikan postingan ini ke kolega Anda agar kolega Anda dapat juga belajar dari postingan ini. Terima kasih atas bantuan yang telah Anda lakukan untuk menyebarkan postingan ini.

Ide Slide Presentasi Yang Menarik Dengan Menggunakan Gambar Sebagai Background

Nancy Duarte (2008) menyebutkan bahwa background atau latar belakang dari sebuah slide presentasi merupakan salah satu elemen desain yang sangat penting. Hal ini karena latar belakang dapat mempengaruhi tampilan slide presentasi menjadi lebih menarik.

Background dalam sebuah slide presentasi merupakan sebuah permukaan dimana Anda dapat meletakkan elemen desain lain di atasnya seperti gambar, teks, shape atau garis. Background yang Anda gunakan dalam slide presentasi dapat menciptakan kesan sebuah ruangan. Ruangan tersebut sebaiknya terbuka, luas dan sederhana.

Karena pentingnya background slide presentasi, maka background tersebut perlu dibuat dengan baik. Buatlah background slide presentasi sesederhana dan sebersih mungkin. Background tersebut jangan bersaing dengan konten presentasi yang Anda masukkan ke dalam slide presentasi.

Penggunaan warna background dengan kontras yang tinggi adalah hal yang terbaik. Jika Anda menggunakan warna background gelap, maka gunakan elemen di atasnya dengan warna terang. Sebaliknya, jika Anda menggunakan warna background terang, maka gunakan warna gelap untuk elemen desain yang berada di atasnya.

Sebagai alternatif background dengan warna polos, maka Anda dapat memasukkan gambar sebagai background slide presentasi agar slide presentasi tersebut dapat memberikan dampak yang kuat kepada audiens Anda. Dengan demikian, slide presentasi yang Anda tampilkan menjadi berbeda.

Untuk memberikan gambaran bagaimana bentuk slide presentasinya, maka perhatikan ide slide presentasi di bawah ini. Slide presentasi di bawah ini dibuat dengan menggunakan gambar dengan background gelap.

Membuat slide presentasi di atas sangatlah mudah. Secara lebih rinci, langkah-langkah pembuatannya adalah sebagai berikut :

  1. Masukkan gambar yang sama ke dalam dua slide baru yang berbeda.
  2. Gambar di slide yang pertama Anda gunakan sebagai background. Kemudian, Anda gunakan shape rectangle yang menutupi seluruh slide dan Anda atur warna transparansi yang menggunakan warna hitam menjadi 35 %.
  3. Gambar pada slide yang kedua, Anda masukkan empat buah shape rectangle rounded corners. Select all keempat shape rectangle rounded corners tersebut dan gunakan fitur union dalam fitur merge shape untuk menjadikan satu keempat shape rectangle rounded corners tersebut. Lalu, masukkan gambar pada slide kedua ke dalam shape rectangle rounded corners yang telah menjadi satu menggunakan fitur intersect dalam fitur merge shape.
  4. Masukkan hasil langkah # 3 tersebut ke dalam slide yang pertama.
  5. Tambahkan teks yang telah Anda siapkan ke dalam slide yang pertama.

Selain dengan menggunakan background gelap seperti slide di atas, maka alternatif lainnya Anda dapat membuat slide presentasi yang background-nya berisi gambar dengan background terang. Langkah pembuatannya sama seperti slide di atas. Yang membedakan adalah warna shape rectangle yang menutupi slide dimana Anda bisa menggunakan warna putih yang transparansinya Anda atur, misalnya menjadi sebesar 15 %.

Demikianlah, ide slide presentasi yang menarik dengan menggunakan gambar sebagai background.

Untuk membuat slide presentasi yang menarik, maka Anda dapat menggunakan background yang berisi gambar. Anda buat background yang berisi gambar tersebut dengan kontras yang tinggi agar Anda dapat memasukkan konten yang berada di atasnya yang dapat dilihat oleh audiens Anda. Dengan demikian, maka konten yang Anda sajikan pada slide presentasi dapat menjadi lebih hidup.

Jika postingan ini bermanfaat bagi Anda, maka jangan lupa berikan komentar pada postingan ini agar postingan minggu berikutnya bisa menampilkan insight yang lebih baik. Selain itu, bagikan postingan ini ke kolega Anda agar kolega Anda dapat juga belajar dari postingan ini. Terima kasih atas bantuan yang telah Anda lakukan untuk menyebarkan postingan ini.

 

 

 

4 Ide Layout Slide Presentasi Yang Perlu Anda Ketahui

Slide presentasi yang Anda buat mempunyai elemen desain di dalamnya. Elemen desain tersebut bisa berupa gambar, teks, shape atau garis.

Sebenarnya tidak ada aturan yang baku ketika Anda hendak meletakkan gambar di dalam slide presentasi (Thovids, 2014). Namun, permasalahan muncul ketika Anda hendak memasukkan lebih dari satu gambar ke dalam slide. Tentunya, Anda tidak sekadar menempatkan gambar tanpa memperhatikan efek keindahan dan fungsi gambar tersebut. Disinilah layout berfungsi untuk mengoptimalkan tata letak, sehingga tampilannya terlihat lebih menarik.

Teck (2015) menyampaikan istilah zona untuk menempatkan konten di dalam slide presentasi. Sebenarnya istilah zona tersebut menggambarkan tentang layout.

Memposisikan konten slide presentasi ke dalam zona yang sudah ditentukan akan membuat elemen desain slide presentasi Anda tampak lebih profesional.

Bergantung pada konten yang Anda punya, maka Anda mesti memilih jenis zona yang cocok dengan kontennya. Jenis zona tersebut akan membatasi jumlah konten, karena Anda mesti memasukkan konten yang cocok untuk dimasukkan ke dalam zona tersebut. Konten yang masuk ke dalam zona tersebut merupakan sebuah praktik yang baik untuk memastikan bahwa Anda tidak memenuhi slide dengan konten yang tidak perlu.

Berikut 4 ide layout untuk membuat slide presentasi. Isi layout atau zona tersebut bisa berupa teks, gambar, shape atau garis.

Mari kita bahas satu per satu dari keempat ide layout tersebut.

Layout # 1 : Horizontal Split

Contoh layout di atas membagi slide presentasi ke dalam zona kiri dan kanan. Pembagian tersebut ditandai dengan garis putih putus-putus pada slide di atas. Pada satu sisi, Anda dapat menunjukkan gambar. Sementara itu, pada sisi yang lain, Anda dapat meletakkan teks. Pada praktiknya, Anda dapat mempertukarkan letak gambar dan teksnya, apakah pada zona kiri atau kanan.

Layout # 2 : Vertical Split

Contoh layout di atas membagi slide presentasi ke dalam zona atas dan bawah. Garis putih putus-putus pada slide di atas menandai pembagian zona tersebut. Pada zona bagian atas, Anda dapat menunjukkan gambar. Sementara itu, pada zona bagian bawah, Anda dapat menempatkan teks dan shape. Demikian sebaliknya, pada zona bagian atas, Anda dapat menunjukkan teks dan shape, sedangkan pada zona bagian bawah, Anda dapat memperlihatkan gambar.

Layout # 3 : Double Vertical Split

Contoh layout di atas membagi slide presentasi ke dalam tiga zona vertikal yang ditandai dengan dua garis putih putus-putus. Pada zona bagian tengah, Anda dapat menunjukkan pesan utama atau judul dari slide presentasi. Sementara pada zona bagian atas dan bawah, Anda dapat menunjukkan teks yang mendukung pesan utamanya.

Layout # 4 : M Zone

Contoh layout di atas membagi slide presentasi dimana Anda dapat meletakkan pesan utama atau judul presentasi pada bagian atas bersama tiga konten pendukung pada bagian bawah slide. Garis putih putus-putus menandai pembagian zona. Pada zona bagian atas, Anda dapat menempatkan pesan utama atau judul slide. Sementara itu, pada tiga zona bagian bawah, Anda dapat meletakkan shape dan teks yang mendukung pesan utama.

Demikianlah, 4 ide layout slide presentasi yang perlu Anda ketahui.

Empat ide layout di atas hanyalah contoh. Dengan kreatifitas yang Anda punyai, maka Anda dapat membuat berbagai jenis layout slide presentasi. Layout yang telah Anda buat dapat Anda simpan di dalam komputer Anda sebagai bahan atau ide untuk membuat slide presentasi Anda selanjutnya.

Bentuk layout slide presentasi yang Anda buat bergantung pada konten slide presentasi yang ingin Anda tampilkan. Dengan adanya layout slide presentasi, maka slide presentasi yang Anda siapkan akan tampak lebih rapih dan profesional.

Jika postingan ini bermanfaat bagi Anda, maka jangan lupa berikan komentar pada postingan ini agar postingan minggu berikutnya bisa menampilkan insight yang lebih baik. Selain itu, bagikan postingan ini ke kolega Anda agar kolega Anda dapat juga belajar dari postingan ini. Terima kasih atas bantuan yang telah Anda lakukan untuk menyebarkan postingan ini.

 

 

Cara Membuat Slide Presentasi Yang Menarik Dengan Enam Teknik Kreatif Desain Slide

Tahukah Anda uy Kawasaki pada bagian pendahuluan buku Presentation Zen : Simple Ideas on Presentation Design and Delivery menyebutkan bahwa 95 % slide presentasi tampak membosankan. Bahkan, menurut Guy Kawasaki, 99 % slide presentasi di seminar yang pernah dia datangi tidak mampu menggunggah audiens (Firmansyah, 2019).

Untuk menggugah audiens Anda, maka Anda mesti dapat membuat slide presentasi yang menarik. Slide presentasi yang menarik merupakan slide presentasi yang indah dan tampilannya harmonis yang terlihat dari elemen desainnya seperti layout, gambar, icon, shape, garis, kombinasi font, dan tema warna.

Untuk mendesain slide presentasi yang menarik dibutuhkan pendekatan desain. Slide presentasi yang dibuat bukan ala kadarnya, tetapi desain slide presentasi yang optimal dan semenarik mungkin. Slide presentasi yang dibuat mesti memberikan sentuhan keindahan secara visual. Perlu dimaknai bahwa desain slide presentasi bukanlah sekadar memasukkan gambar ke dalam slide, lalu digabungkan dengan teks yang menyertainya.

Ada prinsip desain slide presentasi yang mesti dipenuhi untuk membuat slide presentasi yang menarik. Prinsip tersebut mencakup : sederhana, visual, hirarki. balance, CRAP (contrast, repetition, alignment, proximity), dan white space.

Namun, selain prinsip desain yang perlu Anda ketahui, maka Anda juga perlu memahami elemen desain slide seperti :  grid/layout, tema warna, font, dan gambar. Di samping itu, Anda juga perlu mengenal fitur kreatif power point seperti : aspek rasio; crop; resize image; duplicate, align dan distribute shape; insert shape; merge shape; remove background; eyedropper; dan picture filter.

Dan, yang tidak kalah pentingnya, selain Anda mempunyai sumber inspirasi desain slide, maka Anda juga perlu mengetahui teknik-teknik kreatif desain slide presentasi. Teknik-teknik kreatif desain slide tersebut perlu Anda pahami untuk dapat membuat slide presentasi yang menarik.

Ada enam teknik kreatif desain slide presentasi yang dapat Anda gunakan untuk membuat slide presentasi yang menarik. Keenam teknik kreatif desain slide tersebut adalah creative paint splash, creative gradient shape, creative remove background, creative merge shape, creative shape dataviz, dan creative focusing.

Mari kita perhatikan cara membuat slide presentasi yang menarik dengan menggunakan enam teknik kreatif desain slide tersebut. Contoh kasus yang diambil adalah presentasi tentang  kiprah ISBI Bandung dalam memajukan pendidikan seni budaya di Indonesia.

Teknik Kreatif Desain Slide # 1 : Creative Paint Splash

Untuk membuat slide di atas, maka Anda dapat menggunakan teknik creative paint splash. Teknik ini menggunakan teks dari font jenis Dingbat yang kemudian diubah menjadi shape. Salah satu font jenis Dingbat yang digunakan adalah WC Rhesus Bta yang akan menghasilkan pola seperti semburan cat (paint splash).

Dengan menggunakan teknik tersebut, maka Anda tinggal mengatur letak gambar fotonya. Jika Anda menempatkan gambar fotonya di sebelah kiri, maka white space bisa muncul di sebelah kanan dimana Anda dapat memasukkan kata kunci/kalimat ringkas yang menggambarkan pesan yang akan Anda sampaikan.

Demikian sebaliknya, jika Anda meletakkan gambar fotonya di sebelah kanan, maka white space dapat hadir di sebelah kiri dimana Anda dapat memasukkan kata kunci/kalimat ringkas yang menampilkan pesan yang hendak Anda utarakan.

Contoh cara pembuatan slide presentasi dengan menggunakan teknik creative paint splash dapat Anda lihat di postingan dengan judul Cara Membuat Slide Presentasi Yang Visual dan Menarik Dengan Teknik Creative Paint Splash. 

Teknik Kreatif Desain Slide # 2 : Creative Gradient Shape

Teknik yang digunakan untuk membuat slide presentasi di atas adalah creative gradient shape.

Teknik tersebut menggunakan shape yang memudar (gradient shape) untuk menempatkan pesan presentasi yang Anda inginkan tampilkan. Tujuannya adalah untuk menciptakan white space agar slide presentasi Anda tidak semuanya dipenuhi oleh gambar.

Contoh cara pembuatan slide presentasi dengan menggunakan teknik creative gradient shape dapat Anda lihat di postingan dengan judul Anda Ingin Dapat Mendesain Slide Presentasi Yang Menarik Dengan Gradient Shape ? Baca dan Praktekkan Tutorial Ini.

Teknik Kreatif Desain Slide # 3 : Creative Remove Background

Ketika Anda ingin menghilangkan elemen background dalam sebuah gambar, maka Anda dapat menggunakan fitur dalam aplikasi power point. Anda tidak perlu menggunakan aplikasi desain seperti adobe photoshop. Cukup mengoptimalkan kegunaan fitur remove background. Teknik yang digunakan untuk membuat slide presentasinya disebut creative remove background seperti teknik yang digunakan untuk membuat slide di atas.

Contoh cara pembuatan slide presentasi dengan menggunakan teknik creative remove background dapat Anda lihat di postingan dengan judul Cara Mudah Mendesain Slide Presentasi Yang Menarik Dengan Teknik Remove Background

Teknik Kreatif Desain Slide # 4 : Creative Merge Shape

Slide di atas dibuat dengan menggunakan teknik creative merge shape. Anda dapat menggunakan shape yang berbentuk rectangle rounded corners yang Anda masukan gambar yang relevan dengan pesan yang hendak Anda sampaikan. Fitur yang digunakan untuk membuat slide di atas adalah merge shape.

Contoh cara pembuatan slide presentasi dengan menggunakan teknik creative merge shape dapat Anda lihat di postingan dengan judul Cara Mendesain Slide Presentasi Yang Menarik  Dengan Teknik Creative Merge Shape.

Teknik Kreatif Desain Slide # 5 : Creative Shape Dataviz

Jika Anda membuat diagram batang dengan men-copy paste hasilnya dari excel, maka bisa dipastikan hasilnya kurang menarik. Ada cara lain untuk menampilkan diagram batang dengan hasil yang menarik yang menggunakan teknik creative shape dataviz seperti slide di atas.

Untuk membuat slide di atas dengan teknik creative shape dataviz, maka Anda dapat menggunakan shape rectangle yang kemudian Anda masukan gambar yang relevan dengan teks yang ingin Anda masukan.

Contoh cara pembuatan slide presentasi dengan menggunakan teknik creative shape dataviz dapat Anda lihat di postingan dengan judul Cara Membuat Visualisasi Data Diagram Batang Dengan Shape Rectangle.

Teknik Kreatif Desain Slide # 6 : Creative Focusing

Anda dapat mendesain slide presentasi yang menarik yang dapat memudahkan Anda untuk  untuk memunculkan titik fokus pada salah satu obyek yang ada pada bidang gambarnya. Hal ini akan menjadi inti pesan yang secara langsung terkoneksi pada fokus yang ingin dimunculkan. Teknik yang dapat Anda gunakan untuk membuat slide presentasinya disebut creative focusing seperti teknik yang digunakan untuk membuat slide di atas.

Contoh cara pembuatan slide presentasi dengan menggunakan teknik creative focusing dapat Anda lihat di postingan dengan judul Cara Mendesain Slide Presentasi Yang Menarik Dengan Teknik Creative Focusing.

Demikianlah, cara membuat slide presentasi yang menarik dengan enam teknik kreatif desain slide.

Untuk membuatnya, maka sebaiknya Anda menggunakan Microsoft Power Point versi 2013, karena Microsoft Power Point versi 2013 memiliki fitur merge shape yang memudahkan Anda untuk membuatnya.

Untuk memahami langkah-langkahnya, maka Anda perlu mempraktikkannya. Semakin sering Anda melakukan praktik, semakin terampil Anda menggunakan teknik-teknik kreatif tersebut.

Jika postingan ini bermanfaat bagi Anda, maka jangan lupa berikan komentar pada postingan ini agar postingan minggu berikutnya bisa menampilkan insight yang lebih baik. Selain itu, bagikan postingan ini ke kolega Anda agar kolega Anda dapat juga belajar dari postingan ini. Terima kasih atas bantuan yang telah Anda lakukan untuk menyebarkan postingan ini.