3 Cara Ampuh Yang Perlu Anda Ketahui Untuk Mengingat Pesan Yang Ingin Anda Sampaikan Kepada Audiens Anda

Apakah Anda sebagai presenter pernah mengalami ketakutan terhadap lupa apa yang harus Anda katakan ketika Anda melakukan presentasi ?

Lupa terhadap apa yang mesti Anda sampaikan merupakan masalah yang dapat Anda hadapi yang  menimbulkan banyak kecemasan di antara para presenter yang gugup dan pemula.

Akibat dari lupa apa yang harus disampaikan dalam presentasi, maka tentu akan membuat malu presenter itu sendiri. Bahkan, dapat menimbulkan berkurangnya kredibilitas dari presenter di mata audiensnya, sehingga rasa percaya audiens kepada presenter akan menurun.

Continue reading

3 Cara Jitu Menerapkan Presentasi 2.0 Yang Membuat Audiens Makin Menyenangi Anda

Berbagai fakta menunjukkan bahwa menarik perhatian audiens ketika Anda melakukan presentasi bisa jadi merupakan hal yang tidak mudah untuk Anda lakukan.

Chelsi Nakano (2016) mengatakan ada suatu survei yang dilakukan oleh Prezi yang bekerja sama dengan Harris Poll, salah satu barometer opini publik yang berjalan paling lama dan paling terkemuka di Amerika Serikat, dan penulis terlaris dan pelatih eksekutif Carmine Gallo yang ditujukan untuk mempelajari tentang peran yang dimainkan oleh presentasi dalam kehidupan  profesional.

Survei tersebut dilakukan kepada lebih dari 2.000 orang di Amerika Serikat tentang bagaimana perasaan mereka mengenai presentasi di tempat kerja. Beberapa jawaban mereka sangat mengejutkan.

Continue reading

Apa Itu Presentasi 2.0 ? Yuk Pelajari Agar Presentasi Anda Lebih Berdampak Bagi Audiens Anda

Poll Everywhere (https://blog.polleverywhere.com/powerpoint-infographic/) menjelaskan bahwa sekitar 35 juta presentasi power point diberikan setiap hari oleh 500 juta pengguna seluruh dunia. Namun, kenyataannya banyak dari presentasi yang diberikan tidak menarik.

Banyak yang menyalahkannya tentang “Death by Power Point“. Istilah ini diperkenalkan pertama kali oleh Angela R. Garber tahun 2001 dalam sebuah artikel di Small Business Computing untuk mengkritik keadaan yang membosankan dan kelelahan yang sangat akibat informasi berlebihan yang ditampilkan dalam presentasi, salah satunya dibuat dengan power point.

Tetapi, hal itu semata-mata bukan tentang alat saja, melainkan juga tentang cara kita menyampaikan informasi.

Continue reading

Anda Pemimpin Bisnis dan Pemerintahan, Dosen, Presenter, dan Trainer Ingin Meningkatkan Keterlibatan Audiens Virtual Anda ? Terapkan 5 Aturan Ini

Bagi Anda yang menjalankan peran sebagai pemimpin bisnis dan pemerintahan, dosen, presenter dan trainer, di tengah pandemi virus corona yang masih berlangsung hingga saat ini, maka Anda tentu masih diharuskan untuk menjalankan segala aktivitas dari rumah. Hal ini perlu Anda lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona lebih lanjut.

Tanpa mengurangi produktivitas pekerjaan Anda, maka seluruh daftar pekerjaan harus dilakukan dan diselesaikan dari rumah termasuk rapat, kuliah, presentasi ataupun pelatihan. Untuk itu, maka Anda perlu melakukannya secara virtual.

Sayangnya, banyak orang yang belum secara efektif melakukan pertemuan secara virtual.

Continue reading

Apa itu Chunking Konten ? Yuk Kenali Pemanfaatannya Untuk Presentasi Virtual Anda

Jika Anda menjalani aktivitas saat ini baik di tempat kerja maupun di tempat kuliah, maka pandemi Covid 19 ini telah memaksa Anda untuk melakukan kegiatan secara jarak jauh (remote). Itu berarti semua komunikasi penting seperti presentasi dilakukan secara virtual.

Bob Frisch and Cary Greene dalam tulisannya yang berjudul What It Takes to Run a Great Virtual Meeting yang diterbitkan oleh Harvard Business Review pada tanggal 5 Maret 2020 menyebutkan bahwa meminimalkan panjang presentasi merupakan hal yang perlu dilakukan dalam pertemuan virtual termasuk presentasi. Mereka mengatakan satu-satunya hal yang lebih buruk dari presentasi virtual adalah melakukannya dalam waktu yang panjang.

Selain itu, Arianna Rehak dalam tulisannya yang berjudul How to Rethink Your Content for Virtual Engagement dari Matchbox Virtual Media yang dikeluarkan pada tanggal 18 Maret 2020 menjelaskan bahwa audiens memiliki rentang perhatian yang pendek. Ia menyebutkan bahwa meskipun konten Anda sangat meyakinkan, namun anggota audiens Anda akan mencapai titik jenuh maksimum sekitar 2,5 jam dalam satu kali duduk.

Continue reading